Monday, 3 June 2013

Pengertian Kawasan Pesisir

Sampai sekarang belum ada definisi kawasan pesisir yang baku, namun terdapat kesepakatan umum di dunia bahwa kawasan pesisir adalah suatu wilayah peralihan antara daratan dan lautan, sehingga kawasan pesisir memiliki dua macam batas  yaitu batas yang sejajar dengan garis pantai dan garis tegak  lurus dengan garis pantai.
Penetapan batas-batas kawasan pesisir yang tegak lurus dengan garis pantai sejauh ini belum ada kesepakatan, sehingga batas-batas kawasan pesisir berbeda dari satu negara dengan yang lainnya, terlebih lagi dengan adanya perbedaan karakteristik lingkungan,sumberdaya dan sistem pemerintah sendiri (Rokhmin Dahuri dkk,2001:5)
Kawasan pesisir juga merupakan pertemuan antara darat dan laut. Ke arah darat wilayah pesisir meliputi wilayah daratan, baik daratan kering maupun terendam air yang masih di pengaruhi oleh sifat-sifat laut seperti pasang surut dan perembesan air asin.
Ke arah laut wilayah pesisir mencakup bagian laut yang masih di pengaruhi oleh bagian laut yang terjadi di darat seperti sedimentasi, dan aliran air tawar, maupun yang di sebabkan oleh kegiatan manusia di darat seperti penggundulan hutan dan pencemaran (Soegiarto dalam Rokhmin Dahuri,dkk,2001:8).
Secara fisik, kawasan pesisir dapat terdiri dari daerah-daerah daratan (terrestial atau inland areas) , lahan-lahan pantai (coastal waters), perairan lepas pantai (offshore waters), dan perairan di luar yurisdiksi nasional.
Peran dan pengaruh manusia di tiga daerah sangat nyata terlihat. Oleh karena itu daerah-daerah tersebut biasanya merupakan fokus perhatian pengelolaan. Namun batas-batas wilayah pesisir yang di tetapkan tiap negara berbeda-beda.
Di indonesia ada semacam kesepakatan tentang definisi kawasan ini, namun belum resmi, yaitu wilayah yang mencakup daerah yang tergenang atau tidak tergenang air yang di pengaruhi proses-proses laut,seperti pasang surut, angin laut, dan instrusi garam. Sedangkan wilayah laut mencakup wilayah perairan yang di pengaruhi oleh proses-proses alami daratan, seperti sedimentasi dan aliran air tawar ke laut dan perairan yang di pengaruhi oleh kegiatan manusia di darat.

Dengan demikian jarak batas-batas lautdari garis-garis pantai suatu kawasan pesisir di indonesiadapat berbeda-beda tergantung kekuatan pengaruh masing-masing faktor darat dan laut.

No comments:

Post a Comment